P Pemberdayaan Masyarakat Desa Rejosari Melalui Inovasi Pengolahan Akar Bambu Menjadi Pupuk Organik Cair Community Empowerment in Rejosari Village through Bamboo Root-Based Liquid Organic Fertilizer Innovation

Isi Artikel Utama

Muhammad Agung Rifa'i
Alkausar Alkausar
Tedy Raditia
Adji Pangestu
Jonathan Sindu Pranata
M. Syahril Maulidia
Irmana Ayu Setya Ningsih
Pipin Novitasari
Tia Rahmadhani

Abstrak

Ketergantungan tinggi terhadap penggunaan pupuk kimia sintetis serta mahalnya biaya sarana produksi pertanian telah menjadi tantangan utama bagi produktivitas petani di Desa Rejosari, di mana penggunaan bahan anorganik secara terus-menerus dalam jangka panjang berdampak pada degradasi kualitas kesuburan tanah serta membengkaknya biaya operasional yang memberatkan ekonomi masyarakat. Merespon permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berfokus pada pemberdayaan kelompok masyarakat, khususnya anggota Dasawisma dan petani aktif, melalui pengenalan inovasi pengolahan akar bambu menjadi Pupuk Organik Cair (POC) sebagai solusi pertanian mandiri yang berbasis mikroorganisme lokal atau Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). Metode yang diterapkan mencakup pendekatan partisipatif melalui tahapan survei lapangan, edukasi konsep mikroorganisme lokal (PGPR), pelatihan praktik langsung pembuatan pupuk, serta pendampingan intensif. adanya peningkatan kapasitas mitra yang sangat signifikan, di mana pemahaman masyarakat mengenai teknologi pupuk organik mengalami kenaikan substansial dibandingkan sebelumnya. Secara teknis, program KKN ini berhasil mendiseminasikan teknologi produksi POC mandiri yang secara visual terbukti mampu mempercepat pertumbuhan vegetatif pada tanaman hortikultura warga selama masa pemantauan. Selain itu, inovasi ini memberikan proyeksi efisiensi biaya input pemupukan dan mendorong terciptanya sistem ekonomi sirkular berbasis potensi desa. Melalui program KKN ini, diharapkan tercipta kemandirian pupuk di Desa Rejosari yang selaras dengan prinsip pertanian ramah lingkungan secara berkelanjutan.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Rifa’i, M. A., Alkausar, A., Raditia, T., Pangestu, A., Pranata, J. S., Maulidia, M. S., Ningsih, I. A. S., Novitasari, P., & Rahmadhani, T. (2025). P Pemberdayaan Masyarakat Desa Rejosari Melalui Inovasi Pengolahan Akar Bambu Menjadi Pupuk Organik Cair: Community Empowerment in Rejosari Village through Bamboo Root-Based Liquid Organic Fertilizer Innovation. Kayuh Baimbai: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 51-57. https://doi.org/10.69959/kbjpm.v2i2.159
Bagian
Articles

Referensi

Amrullah, M.I. (2023). Pelatihan Pembuatan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Berbasis Akar Bambu Di Desa Tempuranduwur Kecamatan Sapuran Kabupaten Wonosobo. Jurnal Bina Desa, 5(2), 152-160. https://doi.org/10.15294/jbd.v5i2.41036

Anandita, S. R., Hidayat, R., Nasirudin, M., Baktiar, A. S., Arrokhim, R. Y., & Ali, B. (2023). Workshop dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) untuk Mengurangi Biaya Pembelian Pupuk Kimia. Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 48-51. https://doi.org/10.32764/abdimasper.v4i1.3274

Bonita, A. F. H., Asfar, A. M. I. T., Asfar, A. M. I. A., Syaifullah, A., & Cakra, A. R. S. (2024). Plant Growth Promoting Rhizobacter As An Alternative Liquid Organic Fertilizer Based On Bamboo Roots. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 375-380. https://doi.org/10.20527/btjpm.v6i2.10359

Choirunnisa, J. P., Haim, K., Duru, L. R., Namur, V., Faldido, R., Mensi, C. R., ... & Cordanis, A. P. (2024). Implementasi Pertanian Berkelanjutan melalui Pembuatan Pupuk Organik Cair di Karot, Kabupaten Manggarai. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 10(3), 297-304. https://doi.org/10.29244/agrokreatif.10.3.297-304

Fitri, N. F., Okalia, D., & Nopsagiarti, T. (2020). Uji Konsentrasi Pgpr (Plant Growth Promoting Rhizobakteri) Asal Akar Bambu Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung (Zea Mays L) Pada Tanah Ultisol. Green Swarnadwipa: Jurnal Pengembangan Ilmu Pertanian, 9(2), 285-293. Diakses dari https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/GREEN/article/view/761

Gaina, C. D., Datta, F. U., Sanam, M. U., & Amalo, F. A. (2020). Pemanfaatan Limbah Organik sebagai Bahan Dasar Pembuatan Pupuk Organik Cair Pertanian di Desa Camplong II, Kec. Fatuleu, Kab. Kupang, NTT. Jurnal Pengabdian Masyarakat Peternakan, 5(2). https://dx.doi.org/10.35726/jpmp.v5i2.502

Hardiansyah, M. Y., Musa, Y., & Jaya, A. M. (2021, July). Identification Of Plant Growth Promoting Rhizobacteria In Rhizosphere Of Bamboo Thorns With Gram Methylene Blue And Lugol Staining. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 807, No. 3, p. 032015). IOP Publishing. https://doi.org/10.1088/1755-1315/807/3/032015

Prasetyo, D., & Wiharso, D. (2021). Diseminasi Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Akar Bambu di Desa Srigading, Lampung Timur. AgriHealth: Journal of Agri-food, Nutrition and Public Health., 2(2), 114-121. http://dx.doi.org/10.20961/agrihealth.v2i2.55821

Sunarno, S., Triyono, T., & Martono, K. T. (2023). Inovasi Pupuk Kompos Organik Dan Pupuk Organik Cair Dalam Mendukung Budidaya Padi Organik Rojolele Berkelanjutan Di Desa Gempol Kecamatan Karanganom Kabupaten Klaten. Jurnal Pasopati, 5(4). https://doi.org/10.14710/pasopati.2023.20923

Panunggul, Victor Bintang. (2024). Pelatihan Pemanfaatan Limbah Alami Menjadi Pupuk Cair di Desa Limpakuwus Banyumas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming, 7(2), 458-464. https://doi.org/10.30591/japhb.v7i2.6747

Wihardjaka, A. (2021). Dukungan pupuk organik untuk memperbaiki kualitas tanah pada pengelolaan padi sawah ramah lingkungan. Jurnal Pangan, 30(1), 53-64. https://doi.org/10.33964/jp.v30i1.496

Yunus, M.I., Ardiansyah, W., Kisman, M.S.M. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Desa Pentadio Timur melalui Budidaya Kangkung dan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) untuk Pertanian Berkelanjutan. MOHUYULA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(20), 66-71.

https://dx.doi.org/10.31314/Mohuyula.2.2.66-71.2023