Pengenalan Story Telling Sebagai Media untuk Meningkatkan Pembelajaran Bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Aluh-aluh

Isi Artikel Utama

Novi Dwi Yuliani
Fikri Fuadi Azmy
Isnaniah Isnaniah
Pajrian Noor

Abstrak

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan media ajar story telling yang bisa dimanfaatkan oleh guru dan siswa di SMP Negeri 1 Aluh-aluh sebagai media untuk meningkatkan pembelajaran Bahasa inggris. Story telling menjadi salah satu metode ajar yang bagus dan complex untuk mengajarkan skill dalam bahasa inggris. Diantara manfaat dari penggunaan story telling antara lain mempertajam keterampilan writing, reading, speaking, and listening dalam bahasa Inggris, memperkaya vocabulary, frasa, dan pengetahuan idiom maupun proverb bahasa Inggris, melatih kemampuan berbicara di depan umum sekaligus pronunciation (pelafalan), meningkatkan kepercayaan diri dalam berbahasa Inggris dan mempelajari berbagai aspek kehidupan yang tercantum dalam cerita. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode pelatihan cara penggunaan story telling dalam pembelajaran melalui presentasi, mendemonstrasikan story telling dalam proses belajar mengajar, dan memberikan hadiah sebagai bentuk motivasi bagi siswa yang mampu memperagakan story telling. Adapun kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini yaitu kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi guru dan siswa di SMP Negeri 1 Aluh-aluh. Guru dan siswa bisa mulai mempraktekkan menggunakan media story telling setelah pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Yuliani, N. D., Azmy, F. F., Isnaniah, I., & Noor, P. (2024). Pengenalan Story Telling Sebagai Media untuk Meningkatkan Pembelajaran Bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Aluh-aluh. Kayuh Baimbai: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 24-28. https://doi.org/10.69959/kbjpm.v1i1.6
Bagian
Articles

Referensi

Cameron, L. (2001). Storytelling as an active and collaborative learning tool. In Creative Approaches to Teaching Primary RE. London: Routledge.

Fadlan, A. (2019). Efektivitas Metode Bercerita Dalam Perkembangan Bahasa Anak. SMART KIDS: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 28. doi:10.30631/smartkids.v1i1.47

https://doi.org/10.30631/smartkids.v1i1.47

Herawati, N., & Bachri, B. S. (2018). Memaksimalkan Peran Peserta Didik dalam Membangun Karakter Anak Usia Dini Sebagai Wujud Investasi Bangsa. Prosiding Seminar Nasional, 47.

Kusumastuti, Narendradewi, & Rukiyati, R. (2017). Penanaman nilai-nilai moral melalui kegiatan bercerita pada anak usia 5 tahun. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 5(2), -.

https://doi.org/10.21831/jppfa.v5i2.14830

Lufri, D. (2020). Metodologi Pembelajaran: Strategi, Pendekatan, Model, Metode Pembelajaran. Malang: CV IRDH.

Morgan, J., & Rinvolucri, M. (1983). Once upon a time : using stories in the language classroom. UK: Cambridge University Press.

Payuyu, K., Isa, A. H., & Djibu, R. (2021). The Implementation of Storytelling Method in Improving the Ability To Speak Early Childhood in Tolangohula State Kindergarten. International Journal of Innovations in Engineering Research and Technology, 7(07), 1-7. Retrieved from https://repo.ijiert.org/index.php/ijiert/article/view/263

Samantaray, P. (2014). Use of Story Telling Method to Develop Spoken English Skill. International Journal of Language & Linguistics, 1(1), 40-44.

Sarifudin, A. (2017). Strategi Pembelajaran Aktif Anak Usia Dini. Sleman Yogyakarata: Kalimedia.

Setyiarini, S. (2016). Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Srtorytelling: Sebuah Terobosan Dalam Upaya Meningkatkan Output Pemebelajaran Bahasa Inggris Anak Usia Dini. Journal penelitian Pendidikan, 15.2.

https://doi.org/10.17509/jpp.v15i2.1293