I Intensifikasi Tanaman Berkhasiat Obat Keluarga pada Masyarakat di Desa Kiram Intensification Of Family Medicinal Plants In The Community In Kiram Village
Isi Artikel Utama
Abstrak
TOGA atau tanaman obat keluarga merupakan tanaman berkhasiat obat yang ditanam di pekarangan rumah. TOGA dapat memberikan manfaat kesehatan maupun ekonomi bagi warga. Berdasarkan hasil observasi di Desa Kiram, selama ini masyarakat Desa Kiram, terutama masyarakat RT 01, tanah pekarangan rumahnya belum dimanfaatkan secara maksimal. Hanya sebagian masyarakat desa saja yang memanfaatkan halaman pekarangan rumah untuk penanaman TOGA dan belum optimal. Oleh karena itu perlu dilakukan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan intensifikasi TOGA kepada masyarakat Desa Kiram. Tujuan dari kegiatan penyuluhan dan pendampingan ini adalah meningkatkan fungsi lahan pekarangan rumah melalui penerapan TOGA, memberdayakan masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan baru dalam budidaya TOGA serta meningkatkan pengetahuan masyarakat akan manfaat TOGA bagi kesehatan. Metode Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan, serta pemantauan dan evaluasi. Setelah kegiatan Penyuluhan dan Pendampingan terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai berbagai jenis TOGA, pemanfaatan TOGA serta cara budidaya TOGA. Masyarakat juga lebih memahami manfaat TOGA bagi kesehatan. Sebelum dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat hanya tiga rumah yang pekarangannya ditanami TOGA, sedangkan setelah kegiatan terdapat 15 buah rumah yang pekarangannya sudah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menanam TOGA.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Abdala et al., 2012. Diuretic activity of some Smilax canariensis fractions. Journal of Ethnopharmacology, 140(2), 277-281.
https://doi.org/10.1016/j.jep.2012.01.017
Anto et al., 2022 Edukasi Kesehatan dan Pemanfatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada Era New Normal. Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), Article 1.
Hariyati,T dan Lesmana, R. 2022. Sosialisasi Dan Pelatihan Pengolahan Produk Olahan Toga Dalam Upaya Meningkatkan Ekonomi Keluarga.Diandra Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 01 No.1 (2022): 26-31
Kusuma, 2020. Pemanfaatan dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Menuju Keluarga Sehat Pada Ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). JIPEMAS: Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat, 3(2), 120.
https://doi.org/10.33474/jipemas.v3i2.6416
Lee et al., 2019. The Methodological Trends of Traditional Herbal Medicine Employing Network Pharmacology. Biomolecules, 9(8), 362.
https://doi.org/10.3390/biom9080362
Mindarti & Nurbaeti. 2015. Buku Saku Tanaman Obat Keluarga (Toga). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Barat.
Ningrum, W. A., Waznah, U., Rahmasari, K. S., Slamet, S., & Balqis, F. I. (2023). Edukasi Pemanfaatan Toga Sebagai Pencegah Hipertensi (2). 6(2), Article 2. https://doi.org/10.31596/jpk.v6i2.346
Rahmawati, R., Fatmawati, A., & Nurhidayat, N. (2020). Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) Sebagai Pengobatan Herbal Bagi Masyarakat Dusun Pimpinga Desa Baturappe Kecamatan Biringbulu Kabupaten Gowa. Lontara Abdimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 1-7.
Sari et al., 2019. Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Pada Masyarakat. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3.
https://doi.org/10.31849/dinamisia.v3i2.2833
Salsabila, D. H., Andriyanto, R., Herdiannisa, Z. A., & Yuli, S. 2021. Edukasi Dan Menanam Tanaman Obat Keluarga (Toga) Di Masa Pandemi Covid-19. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ (Vol. 1, No. 1).
Sitepu, N., & Erlindawati, E. (2023). Identifikasi Jenis-Jenis Tanaman Obat Keluarga (Toga) Dikelurahan Sicincin Hilir Payakumbuh Timur Kota Payakumbuh. Jurnal Edukasi, 3(1), 87-99.
