Implementasi Semangat Kerjasama Untuk Meningkatkan Kepedulian Sosial di Masyarakat Banjar Implementing the Spirit of Cooperation to Enhance Social Awareness in the Banjar Community
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kerjasama masyarakat Banjar dikenal dengan semangat gotong royong dan kekompakan dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya.Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi dan menganalisis implementasi semangat Kerjasama dalam meningkatkan kepedulian sosial di masyarakat Banjar. Masyarakat Banjar dikenal dengan budaya gotong royong yang kuat namun tantangan modernisasi dan perubahan sosial dapat mempengaruhi nilai-nilai tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran dengan menggabungkan pendekatan data kualitatif dan kuantitatif untuk mengukur dan memahami tingkat semangat kerjasama di kalangan masyarakat Banjar. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui survey dan kuesioner terstruktur yang menilai dimensi kerjasama kepedulian sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator kerjasama yang dijalankan melalui kegiatan sosial seperti gotong royong dan pengajian bersama mampu memperkuat jaringan sosial dan meningkatkan kepedulian sosial antar warga. Namun ditemukan juga beberapa hambatan seperti individualisme dan kesenjangan sosial yang perlu diatasi untuk memaksimalkan dampak positif kerjasama. Studi ini merekomendasikan penerapan strategi yang lebih inovatif dalam mempromosikan kerjasama untuk memperkuat kepedulian sosial di masyarakat Banjar.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
Abdullah, A. (2020). Relationship the Work Culture and Training Programs Within Performance. International Journal of Progressive Sciences and Technologies (IJPSAT), 20(1), 92–101. http://ijpsat.ijsht-journals.org
Coleman, J. S. (1988). Social Capital in the Creation of Human Capital. The American Journal of Sociology, 94, 95–120.
Dewanti, P. A., Alhudawi, U., & Hodriani, H. (2023). Gotong Royong dalam Memperkuat Partisipasi Warga Negara (Civic Participation). Pancasila and Civic Education Journal, 2(1), 15–22. https://doi.org/10.30596/jcositte.v1i1.xxxx
Mahdayeni, M., Alhaddad, M. R., & Saleh, A. S. (2019). Manusia dan Kebudayaan (Manusia dan Sejarah Kebudayaan, Manusia dalam Keanekaragaman Budaya dan Peradaban, Manusia dan Sumber Penghidupan). TADBIR: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 154–165.
Normalasarie, N., Saefudin, U., Maftuh, B., & Sapriya, S. (2023). The Effectiveness of Using Picture Book Teaching Materials in Thematic Learning in Elementary Schools. European Online Journal of Natural and Social Sciences, 12(1), 69–77. http://www.european-science.com
Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of America Community. Simon and Schuster.
Setiawan, A. T. (2023). Propaganda Deislamisasi melalui Media Sosial pada Generasi Z [Magister Thesis]. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
